Dari Sajadah ke Jejak Karbon: Reaktualisasi Ekoteologi dan Genealogi Fikih Lingkungan dalam Rukun Islam di Era Digital

Kategori: Agama

Deskripsi
  • Dari Sajadah ke Jejak Karbon berangkat dari satu kegelisahan mendasar: mengapa umat yang tekun beribadah belum tentu hidup secara ekologis? Di tengah krisis iklim, ledakan sampah, konsumsi digital, dan jejak karbon yang terus membesar, agama tidak cukup dibaca sebagai ritual yang selesai di ruang ibadah. Ia harus hadir sebagai kekuatan etik yang menilai cara manusia hidup, mengonsumsi, menggunakan teknologi, dan memperlakukan bumi.
  • Buku ini menawarkan pembacaan ulang atas rukun Islam sebagai fondasi kesalehan ekologis Muslim di era digital. Dengan memadukan ekoteologi, genealogi fikih lingkungan, dan fatwa iklim, buku ini menunjukkan bahwa syahadat, salat, zakat, puasa, dan haji bukan sekadar kewajiban formal, tetapi sumber disiplin moral, tanggung jawab sosial, dan kritik terhadap peradaban yang boros, eksploitatif, dan merusak.
  • Ini bukan buku motivasi hijau yang penuh slogan. Ini adalah ajakan intelektual yang tegas: jika ibadah tidak mengubah cara kita hidup di bumi, maka ada yang belum selesai dalam cara kita beragama. Karena hari ini, kesalehan yang sahih tidak cukup hanya taat kepada Tuhan, tetapi juga harus mampu mengurangi kerusakan, menahan kerakusan, dan ikut menyembuhkan bumi.
Informasi Tambahan
ISBN
Penulis Dr. H. Edy Setyawan, Lc., M.A.
Penerbit Bumi Narasi Publishing
Stok 10
Berat 0 gram
Dimensi 14,8x21cm cm
Ulasan
Total: 0 ulasan
Rata-rata: 0/5

Belum ada ulasan.


Tulis ulasan untuk "Dari Sajadah ke Jejak Karbon: Reaktualisasi Ekoteologi dan Genealogi Fikih Lingkungan dalam Rukun Islam di Era Digital"
CS 1 CS 2